Kenali Dari Sekarang Obat Malaria yang Harus di Ketahui Bersama

malaria adalah, malaria pdf, malaria tropika, malaria vivax, malaria falciparum, malaria symptoms, malaria tertiana, malaria serebral, malaria papua, malaria menular, obat malaria alami, obat malaria papua, obat malaria kina, obat malaria tropika, obat malaria terbaru, obat malaria adalah, obat malaria untuk ibu hamil, obat malaria dhp, obat malaria yang bahan dasarnya berasal dari, obat malaria tablet, cara mengobati malaria pada anak, cara mengobati malaria secara tradisional, cara mengobati malaria tertiana, cara mengobati malaria tulang, cara mengobati malaria tropika, cara mengobati malaria pada bayi, cara mengobati malaria dengan cepat, cara mengobati malaria dengan daun pepaya,
cara mengobati malaria pada anak, cara mengobati malaria secara tradisional, cara mengobati malaria tertiana, cara mengobati malaria tulang, cara mengobati malaria tropika, cara mengobati malaria pada bayi, cara mengobati malaria dengan cepat, cara mengobati malaria dengan daun pepaya,
Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit Plasmodium. Penyakit ini termasuk endemik di beberapa daerah di Indonesia dan penyebarannya adalah melalui nyamuk Anopheles. Cara mengobati malaria dapat dengan menggunakan perawatan medis dan dukungan obat alami. Apa saja obat malaria alami yang dapat dicoba di rumah?

Obat Malaria Alami
Pengobatan malaria dapat didukung dengan menggunakan obat tradisional malaria. Berikut adalah 9 obat malaria alami yang dapat Anda coba!

1. Daun Sirsak
Obat malaria alami yang pertama adalah daun sirsak (Annona muricata).

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sirsak memiliki efek antimalaria yang kuat sehingga dapat menjadi sumber potensial untuk dijadikan obat malaria yang aman dan efektif.

Daun sirsak memiliki kandungan berbagai senyawa kimia seperti diterpenoid, flavonoid, polifenol, saponin, alkaloid, kaempferol, dan asetogenin yang diketahui memiliki aktivitas antimalaria.  Antioksidan dalam daun sirsak juga diketahui berkontribusi dalam aktivitas antimalaria.

2. Mangga
Tanaman mangga (Magifera Indica) juga terbukti dapat menjadi obat tradisional malaria.

Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit batang mangga memiliki aktivitas antiplasmodial terhadap Plasmodium yoelii nigeriensis, namun jenis Plasmodium ini tidak menyebabkan malaria pada manusia.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa ekstrak kulit batang mangga juga dapat menghambat pertumbuhan Plasmodium falciparum hingga 50,4%.

3. Daun Cocor Bebek
Cara alami mengobati malaria selanjutnya adalah dengan menggunakan daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata Lam).

Sebuah penelitian menunjukkan ekstrak etanol dari daun cocor bebek dengan dosis tertentu memiliki efek antimalaria yang sangat baik. Sebagian besar senyawa aktif yang terkandung dalam ekstrak daun cocor bebek merupakan senyawa-senyawa bufadienolida. Senyawa-senyawa ini lah yang kemungkinan bekerja sebagai antimalaria.

4. Pare
Peria atau pare (Momordica charantia) juga dipercaya sebagai obat malaria alami yang ampuh.

Pare memiliki kandungan alkaloid yang tinggi. Alkaloid adalah salah satu produk alami yang menunjukkan aktivitas antimalaria paling efektif. Sumber lain menyatakan bahwa daun pare dapat digunakan sebagai pengobatan malaria dan diabetes.

Cara mengobati malaria dengan daun pare adalah sebagai berikut:

Ambil beberapa lembar daun pare
Seduh daun dengan menggunakan air panas
Diamkan hingga daun meresap ke air selama beberapa saat
Saring daun pare dan ambil airnya untuk diminum.
5. Tanaman Jarak
Tanaman jarak banyak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.

Tanaman ini juga ternyata bisa menjadi obat malaria alami. Daun jarak pagar (Jatropha curcas) memiliki kandungan senyawa apigenin, vitexin, dan isovitexin yang dapat mengatasi kondisi kesehatan seperti malaria, rematik, dan nyeri otot.

Selain spesies jarak pagar, penelitian lain juga menunjukkan bahwa tanaman jarak (Ricinus communis) juga memiliki efek beracun terhadap nyamuk Anoplehes yang menyebarkan malaria.

6. Daun Senna
Senna merupakan tumbuhan liar yang banyak tumbuh di daerah tropis.

Senna tora (Cassia tora) diketahui memiliki aktivitas larvasida terhadap vektor malaria, sehingga dapat mencegah malaria berkembang. Tanaman Senna occidentalis (Cassia occidentalis) juga memiliki daun dan ekstrak kulit akar yang memiliki aktivitas antibakteri serta antimalaria.

7. Jahe
Jahe (Zingiber officinale) juga sudah sering digunakan oleh masyarakat di beberapa negara sebagai obat malaria alami.

Terdapat beberapa kandungan aktif jahe yang dapat membantu meringankan gejala malaria. Salah satunya adalah gingerol yang memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi. Jahe dapat membantu meringankan rasa sakit dan mual yang menjadi gejala dari malaria.

Cara alami mengobati malaria dengan jahe adalah sebagai berikut ini:

Siapkan 1 potong jahe berukuran 2,5 cm dan 1,5 gelas air
Potong jahe dan rebus dalam air hingga air mendidih
Saring dan minum air jahe setelah sedikit dingin, Anda dapat menambahkan madu untuk menambah rasa manis pada air jahe
Minum ramuan tersebut 1-2 gelas per hari hingga kondisi pulih
8. Kayu Manis
Obat malaria alami yang dapat Anda coba selanjutnya adalah kayu manis.

Kayu manis memiliki kandungan senyawa seperti cinnamaldehyde, minyak atsiri, tanin, mucilage, dan safrol yang memiliki sifat antibakteri, antiseptik, dan antivirus, serta antijamur. Penelitian juga menunjukkan adanya efek antiplasmodial dari ekstrak kulit kayu manis.

Berikut adalah cara mengobati malaria dengan menggunakan kayu manis:

Siapkan 1 sendok teh bubuk kayu manis, sedikit bubuk lada, 1 sendok teh madu
Rebus bubuk kayu manis dan bubuk lada hitam dalam air selama beberapa menit
Saring air rebusan dan tambahkan madu
Aduk campuran rebusan dan madu hingga rata
Minum satu atau dua gelas ramuan kayu manis ini setiap hari
9. Jus Jeruk
Obat alami yang sangat sederhana, namun jus jeruk mungkin dapat ampuh meredakan gejala malaria.

Jeruk mengandung vitamin C yang sangat penting untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. Kandungan vitamin C yang tinggi ini kemungkinan dapat membantu meredakan demam yang menjadi gejala malaria. Minumlah 2-3 gelas per hari untuk selama Anda menjalani pengobatan untuk malaria.

Pencegahan Malaria
Pada dasarnya penyakit malaria dapat dicegah. Berikut adalah beberapa tips yang bisa diterapkan sehari-hari sebagai pencegahan malaria:

Pastikan tidak ada genangan air di sekitar tempat tinggal Anda, karena genangan air ini dapat menjadi tempat untuk nyamuk Anopheles berkembangbiak.
Jaga kebersihan rumah dan pastikan rumah tidak lembap dan tetap bersih. Gunakan desinfektan untuk membersihkan rumah dan toilet.
Gunakan obat nyamuk selama tidur, terutama jika Anda tinggal di daerah endemik malaria
Gunakan baju dan celana panjang ketika keluar rumah
Pastikan air yang Anda konsumsi merupakan air bersih
Itu dia beberapa obat malaria alami dan juga pencegahan malaria yang dapat Anda terapkan. Perlu diketahui bahwa kebanyakan penelitian tentang obat malaria alami ini hanya sebatas penelitian pada hewan, sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitasnya.

Kondisi setiap orang juga tentunya berbeda-beda, sehingga penggunaan obat tradisional malaria tidak dapat dilakukan oleh semua orang. Hanya gunakan obat apabila dokter Anda mengizinkan penggunaannya.

0 Response to "Kenali Dari Sekarang Obat Malaria yang Harus di Ketahui Bersama"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel